Ada universe yang tidak dibangun dalam semalam.
Karsa Luna dimulai dari satu pertanyaan sederhana yang ternyata tidak sederhana sama sekali: bagaimana jika ambiguitas bukan akhir dari sebuah cerita, tapi awal dari sesuatu yang lebih jujur?
Dari pertanyaan itu lahirlah Limina — kota yang pernah berperang dan tidak pernah sepenuhnya pulih. Kemudian Verena, pelabuhan yang menyimpan awal dari semua yang belum terjadi. Lalu Aldara, Selora, dan Wanderer — masing-masing dengan dunianya sendiri, masing-masing dengan luka dan pilihannya sendiri.
Hari ini, karsaluna.com resmi hadir sebagai rumah dari semua itu.
Lima chronicles. Delapan dunia yang akan tumbuh. Satu universe yang bernafas di ambang antara pilihan dan konsekuensinya.
Ini bukan peluncuran sebuah buku. Ini adalah pembukaan pintu ke sesuatu yang lebih besar dari satu cerita.
Cerpen-cerpen gateway tersedia gratis — pintu pertama yang bisa dibuka siapapun, dari chronicles manapun, tanpa harus tahu apa yang menunggu di baliknya. Novel pertama menyusul. Dan universe ini akan terus tumbuh, satu chronicles pada satu waktu, sampai semua benang yang tersebar menemukan tempat bertemunya di Limina.
Tidak semua pintu terbuka penuh. Tapi satu pintu sudah terbuka hari ini.
Selamat datang di Karsa Luna.
Komentar